Selasa, 10 Maret 2015

Pengertian Keluarga

Keluarga
Ilustrasi Keluarga
Keluarga adalah salah satu kelompok atau kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai satu kesatuan atau unit masyarakat terkecil dan biasanya selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan atau ikatan lainnya, tinggal bersama dalam satu rumah yang dipimpin oleh seorang kepala keluarga dan makan dalam satu periuk.

Terdapat beberapa definisi keluarga dari beberapa sumber, yaitu:
  1. Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986).
  2. Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).
  3. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan RI, 1988). 
Suatu keluarga setidaknya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Terdiri dari orang-orang yang memiliki ikatan darah atau adopsi.
  2. Anggota suatu keluarga biasanya hidup bersama-sama dalam satu rumah dan mereka membentuk satu rumah tangga.
  3. Memiliki satu kesatuan orang-orang  yang berinteraksi dan saling berkomunikasi, yang memainkan peran suami dan istri, bapak dan ibu, anak dan saudara.
  4. Mempertahankan suatu kebudayaan bersama yang sebagian besar berasal dari kebudayaan umum yang lebih luas.

Fungsi Keluarga

Terdapat 5 fungsi keluarga dalam tatanan masyarakat, yaitu :

Fungsi Biologis

  • Untuk meneruskan keturunan
  • Memelihara dan membesarkan anak
  • Memberikan makanan bagi keluarga dan memenuhi kebutuhan gizi
  • Merawat dan melindungi kesehatan para anggotanya
  • Memberi kesempatan untuk berekreasi

Fungsi Psikologis 

  • Identitas keluarga serta rasa aman dan kasih sayang 
  • Pendewasaan kepribadian bagi para anggotanya 
  • Perlindungan secara psikologis
  • Mengadakan hubungan keluarga dengan keluarga lain atau masyarakat

Fungsi Sosial Budaya atau Sosiologi

  • Meneruskan nilai-nilai budaya
  • Sosialisasi
  • Pembentukan noema-norma, tingkah laku pada tiap tahap perkembangan anak serta kehidupan keluarga

Fungsi Sosial

  • Mencari sumber-sumber untuk memenuhi fungsi lainnya
  • Pembagian sumber-sumber tersebut untuk pengeluaran atau tabungan
  • Pengaturan ekonomi atau keuangan

Fungsi Pendidikan

  • Penanaman keterampilan, tingkah laku dan pengetahuan dalam hubungan dengan fungsi-fungsi lain.
  • Persiapan untuk kehidupan dewasa.
  • Memenuhi peranan sehingga anggota keluarga yang dewasa

Bentuk Keluarga

Keluarga dibagi menjadi beberapa bentuk berdasarkan garis keturunan, jenis perkawinan, pemukiman, jenis anggota keluarga dan kekuasaan.

Berdasarkan Garis Keturunan 

  1. Patrilinear adalah keturunan  sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ayah.
  2. Matrilinear adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa ganerasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu.

Berdasarkan Jenis Perkawinan

  1. Monogami adalah keluarga dimana terdapat seorang suami dengan seorang istri.
  2. Poligami adalah keluarga dimana terdapat seorang suami dengan lebih dari satu istri.

Berdasarkan Pemukiman

  1. Patrilokal adalah pasangan suami istri, tinggal bersama atau dekat dengan keluarga sedarah suami.
  2. Matrilokal adalah pasangan suami istri, tinggal bersama atau dekat dengan keluarga satu istri
  3. Neolokal adalah pasangan suami istri, tinggal jauh dari keluarga suami maupun istri.

Berdasarkan Jenis Anggota Keluarga

  1. Keluarga inti (Nuclear Family) adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak.
  2. Keluarga besar (Extended Family) adalah keluarga inti ditambahkan dengan sanak saudara. Misalnya : kakak, nenek, keponakan, dan lain-lain.
  3. Keluarga Berantai (Serial Family) adalah keluarga yang terdiiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti.
  4. Keluarga Duda/janda (Single Family) dalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian.
  5. Keluarga berkomposisi (Composite) adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama.
  6. Keluarga Kabitas (Cahabitation) adalah dua orang yang terjadi tanpa pernikahan tetapi membentuk suatu keluarga.

Berdasarkan Kekuasaan

  1. Patriakal adalah keluarga yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah dipihak ayah.
  2. Matrikal adalah keluarga yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah pihak ibu.
  3. Equalitarium adalah keluarga yang memegang kekuasaan adalah ayah dan ibu.

Ukuran Lapangan Basket Internasional

Ukuran Lapangan Basket Internasional - Apakah anda suka main bola basket? Tentu sudah sangat kenal dong dengan Michael Jordan, Yao Ming atau Kobe Bryant? Tentunya pemain-pemain ini akan anda ketahui dan bahkan menjadi pemain favorit anda.





Memang permainan bola basket sangat mengasyikkan. Apalagi dijaman-jaman sekolah di SMA, maka jenis olah raga ini pasti akan digemari oleh banyak siswa. Selain menjadikan badan tinggi para pemain basket olah raga ini juga sangat diminati oleh siswi sekolah.

Apalagi kamu adalah bintang basket disekolah maka kamu akan secara tidak langsung pasti akan diminati cewek-cewek disekolah kamu. Oh ya, sudah punya lapangan basket disekolah belum?

Nah, kalau mau membuat atau membangun lapangan basket sederhana akan tetapi dengan standar internasional bisa dilihat dibawah ini:

A. Ukuran lapangan basket resmi versi National Basketball Association, Amerika
  1. Panjang lapangan 94 ft/ 28.65 meter
  2. Lebar lapangan 50 ft/ 15.24 meter
  3. Area terlarang dari wilayah keranjang 4 ft/ 1.22 meter
  4. Diameter lingkaran tengah lapang 12 ft/ 3.66 meter
  5. Jarak garis 3 angka dari keranjang 23.75 ft/ 7.24 meter
  6. Jarak garis lemparan bebas dari papan belakang 15ft/4.57 meter
B. Peraturan bola basket :
  1. 5 orang pemain
  2. 5 orang cadangan.
  3. Wasit 1 disebut Referee.
  4. Wasit 2 disebut Umpire.
  5. Waktu permainan 4 X 10 menit.
  6. Terbagi 4 babak.
  7. Waktu istirahat selama 10 menit.
  8. 2 babak tambahan pada skor sama, istirahat masing-masing dua menit.
  9. Waktu untuk lemparan ke dalam, yaitu 5 detik.
C. Aturan dan ukuran umum lainnya :
  1. Keliling bola basket adalah 75 cm - 78 cm.
  2. Berat bola adalah 600 - 650 gram.
  3. Tinggi pantul bola dari ketinggian 1,80 meter adalah 1,20 - 1,40 meter.
  4. Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter.
  5. Lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter.
  6. Panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59 meter.
  7. Lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.
  8. Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter.
  9. Jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.
  10. Ring basket memiliki panjang 0,40 meter.
  11. Jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
  12. Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket adalah 1,80 meter.
  13. Ukuran lebar garis tengah lingkaran, yaitu 0,05 meter.
  14. Panjang garis akhir lingkaran daerah serang, yaitu 6 meter.
  15. Panjang garis tembakan hukuman, yaitu 3,60 meter.

gambar lapangan basket
lapangan basket
Itulah informasi tentang dunia basket yang sengaja dipublikasikan kepada anda yang membutuhkanukuran lapangan basket. Memang, sebelum membangun kita mesti tahu ukuran detail lapangan

Tekhnik Bermain Recorder

Recorder merupakan alat musik melodis yang sumber bunyinya berasal dari tekanan udara (aerophone) dan dimainkan dengan cara ditiup.
Rekoder atau seruling umum digunakan untuk pengajaran disekolah, rekoder yang sering dipakai adalah recorder sopran, disamping recorder sopran ada juga recorder sopranino dan recorder alto.
Recorder sopran mempunyai wilayah suara dari c’ (semua lubang ditutup semua ) , tetapi untuk nada tinggi hampir dapat dipastikan bunyinya disonan sekali. Recorder termasuk alat muzik melodis bukan ritmis (pengiring) dan akan dibahagi menjadi 2 kumpulan iaitu individu & kelompok.

Bagian-bagian recorder

Jenis-jenis recorder

1.      Recorder Sopranino
2.      Recorder Soprano
3.      Recorder Alto
4.      Recorder Tenor
5.      Recorder Bass
6.      Recorder Great Bass (Contra Bass)
Recorder yang umum digunakan dalam proses belajar di sekolah adalah recorder soprano (Descant), Recorder soprano mempunyai wilayah nada dari c’ (semua lubang ditutup) s/d b’’.

Teknik Memainkan Recorder
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memainkan Recorder, yaitu:
1.      Tangan kiri memegang seruling bagian atas dengan posisi jari:
a.       Ibu Jari menutup lobang Oktaf
b.      Jari Telunjuk menutup lobang 1
c.       Jari Tengah menutup lobang 2
d.      Jari manis menutup lobang 3
2.      Tangan kanan memegang recorder bagian bawah, dengan posisi jari:
a.       Jari  Telunjuk menutup lobang 4
b.      Jari Tengah menutup lobang 5
c.       Jari Manis menutup lobang 6
d.      Jari Kelingking menutup lobang 7

3.     Untuk menghasilkan nada tinggi, lobang oktaf yang ditutup dengan Ibu Jari tengan kiri, dibuka ½ hingga ¾.
4.      Kepala tegak dan bahu wajar (tidak tegang)
5.      Dada membusung dan kedua belah siku terangkat sehingga tidak menyentuh badan
6.     Sumber tiupan diletakkan diatas bibir bagian bawah, bibir bagian atas menyentuh sumber tiupan dengan wajar.
7.      Jangan memasukkan bagian kepala Recorder (sumber tiupan) terlalu dalam sehingga menyentuh gigi, dan jangan digigit.
8.      Tehnik Pernafasan dan Tiupan
Bernafas yang baik sama seperti kita bernyanyi yaitu menggunakan pernafasan diafragma. Untuk menghasilkan tiupan yang bagus ucapkan seperti kata ”THU”. Tiupan harus rata jangan terlalu kuat meniup sehingga memekakkan telinga. Biasanya nada do (c’) adalah yang paling susah dibunyikan.
9.      Tuning Pada Recorder (melaras)
Recorder bisa di laras (disesuaikan nadanya bila terdengar agak fals) tetapi biasanya naik turunnya nada tidak sampai ½ nada. Untuk melaras Recorder bisa dengan menarik bagian kepala atau ekor dari recorder dengan menyamakan bunyinya pada stem fluit, garputala atau keyboard.

Latihan-Latihan
Latihan Ritme dalam Birama 4/4 




















Tangga Nada C Mayor


Manfaat Lari Pagi

Lari pagi adalah olah raga yang paling murah dan mudah dibandingkan dengan olah raga lain yang membutuhkan fasilitas khusus. Dikatakan murah karena kita tidak perlu menyediakan alat khusus untuk lari pagi. Meskipun murah, jangan meremehkan manfaat dari olahraga yang satu ini, lari pagi memiliki banyak manfaat yang membuat tubuh kita lebih bugar. Ingin tahu manfaat-manfaat lari pagi? Berikut ini ulasannya.
Kesehatan tubuh
Ada banyak sekali manfaat lari pagi, salah satunya membakar banyak lemak, jadi olah raga ini bisa kita jadikan salah satu program diet sehat, karena berat badan akan berkurang secara alami. Selain itu olah raga murah ini juga bisa memperbesar otot dan untuk menghilangkan stress. Bahkan lari pagi juga bisa membuat jantung kita lebih kuat dari sebelumnya. Bukan hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi manfaat lari pagi juga akan berpengaruh pada sistem pernafasan kita, karena pada pagi hari udara masih bersih dan belum banyak mengandung polusi, sehingga kita akan merasa segar saat melakukan pekerjaan sepanjang hari.
Rute yang disarankan
Kendala kita saat lari pagi adalah rasa bosan, untuk mengatasi hal tersebut kita bisa membawa pemutar musik seperti MP3 player saat berlari untuk mengusir kebosanan. Bisa juga dengan mengajak teman atau keluarga untuk besama-sama lari pagi, sehingga kita tidak akan merasa bosan. Selain itu, kita juga harus bisa mencari rute yang menyenangkan untuk melakukan olah raga ini, contohnya seperti lingkungan kampus UI atau tempat-tempat yang masih alami karena di tempat tersebut, udara akan lebih bersih ketimbang di pusat kota. Apabila kita tinggal di lingkungan kompleks perumahan, kita dapat mencoba rute mengelilingi kompleks ataupun melewati kompleks perumahan lain untuk mendapatkan suasana yang berbeda. Jangan lupa membawa sebotol air putih untuk menjaga cairan tubuh kita ketika melakukan aktivitas lari pagi.
Tips untuk lari pagi
Agar kita nyaman dan aman saat berolah raga, kita harus mengenakan perlengkapan yang juga nyaman untuk digunakan. Pilihlah sepatu yang pas dengan ukuran kaki kita. Jika tidak cocok, mungkin akan terasa tidak nyaman saat berlari, atau bahkan menyebabkan lecet pada jari kaki. Selain itu pakaian yang kita gunakan juga harus sesuai, pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat serta mengenakan kaos dan celana yang dikhususkan untuk berolahraga. Agar tidak mudah lelah, atur nafas kita dengan cara buat hitungan 1-4, pada hitungan 1-3 tarik nafas dan saat ke 4 hembuskan. Meskipun sepele trik ini akan mempermudah kita mendapatkan manfaat lari pagi. Untuk menambah motivasi kita agar tidak malas untuk berlari, buatlah target pencapaian. Misalnya, anda menginginkan berat badan turun hingga 65 kilogram maka kita harus menjalankan lari pagi hingga target berat badan tersebut tercapai. Jika kita sudah mencapai target pencapaian tersebut, kita harus membuat target pencapaian lainnya agar terus semangat untuk lari pagi.

Menjadi Siswa Yang Baik

Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing oleh Bapak atau Ibu Guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pr / pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.
Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Membuat Catatan Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Menjadi Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Selain itu

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.